Program Studi: Pendidikan Guru Sekolah Dasar

276 dokumen ditemukan

Skripsi & Tesis

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Problem Based Introduction (PBI) pada Siswa Kelas V SDN 10 Doang-doangan Caddi

Hesti
πŸ“… 2025-10-04πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

HESTI, 2025. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Problem Based Introduction (PBI) Pada Siswa Kelas V SDN 10 Doang-Doangan Caddi. Skripsi dibimbing oleh Rahmat Kamaruddin dan Drs. H. Muhammad Zaid, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN 10 Doang-Doangan Caddi melalui penerapan model Problem Based Introduction (PBI) pada mata pelajaran IPAS dengan jumlah siswa sebanyak 13 orang serta Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mendeskripsikan ketuntasan hasil belajar siswa yaitu tes hasil belajar siswa untuk setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBI dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa disetiap siklusnya. Pada siklus I sebanyak 3 dari 13 siswa berada pada kategori belum tuntas atau nilai rata-rata 70,76%. Sedangkan pada siklus II, seluruh siswa mencapai ketuntasa belajar dengan nilai rata-rata 80,76%.

Skripsi & Tesis

Penerapan Model Project Based Learning Berbantuan sarana Gambar Berseri untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Peserta Didik SD

Nabila Putri Yunus
πŸ“… 2025-10-04πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Nabila Putri Yunus, 2025. Penerapan Model Project Based Learning Berbantuan Media Gambar Berseri Untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Peserta didik SD. Skripsi dibimbing oleh Khaerun Nisa’a Tayibu dan A. Yunarni Yusri. Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi peserta didik dengan menggunakan Model Project Based Learning pada peserta didik kelas III. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian berjumah 30 peserta didik. Objek penelitian ini adalah kolaborasi peserta didik dengan menggunakan Model Project Based Learning berbantuan media gambar berseri. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada siklusnya terdapat empat tahapan yaitu 1) tahap survey, 2) tahap rencana umum, 3) tahap implementasi tindakan, 4) pengaruh dan implementasi. Tindakan yang diberikan pada peserta didik berupa penggunaan Model Project Based Learning berbantuan media gambar berseri untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan angket. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Project Based Learning berbantuan media gambar berseri dapat meningkatkan kemampuan kolaborasi pada pembelajaran Pendidikan Pancasila pada peserta didik kelas III. Hal ini dibuktikan pada data hasil observasi kegiatan kolaborasi peserta didik pada tahap Survey terlihat masih rendah, pada siklus I rata-rata nilai 30,36% dan berada pada kategori cukup, pada siklus I masih ada kendala sehingga dilakukan perbaikan pada siklus II, data yang diperoleh dari hasil observasi pada siklus II adalah 81,83% yang berada pada kategori sangat baik.

Skripsi & Tesis

Penerapan Sarana Pembelajaran Wordwall untuk Meningkatkan Minat Belajar siswa Kelas IV SDN 10 Bontomangape

Ummy Faika
πŸ“… 2025-10-04πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Ummy Faika, 2025. Penerapan Media Pembelajaran Word Wall untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas IV SDN 10 Bontomangape. Skripsi. Dibimbing oleh Vivi Rosida dan Muh. Rahmat, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sekolah Tinggi dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Penelitian ini membahas penerapan media pembelajaran Word Wall sebagai metode inovatif untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di SDN 10 Bontomangape. Permasalahan utama penelitian ini adalah Apakah terdapat peningkatan dalam minat belajar siswa kelas IV SDN 10 Bontomangape setelah penerapan media pembelajaran Word Wall. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV SDN 10 Bontomangape. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterlaksanaan media dan angket minat belajar, dengan teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif untuk mengetahui peningkatan minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan Word Wall melalui dua siklus penelitian tindakan kelas, mayoritas siswa menunjukkan peningkatan minat belajar hingga masuk kategori sangat baik. Media Word Wall terbukti mampu membuat proses pembelajaran lebih menarik dan interaktif, sehingga siswa lebih termotivasi untuk terlibat aktif dalam pembelajaran.

Skripsi & Tesis

Peningkatan Kemampuan Berbicara Melalui Metode Pembelajaran Sosiodrama Cerita Rakyat Bugis pada Kelas IV SDN 18 Tumampua 1

Resky
πŸ“… 2025-09-20πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Resky, 2021. Peningkatan Kemampuan Berbicara Melalui Metode Pembelajara Sosiodrama Cerita Rakyat Bugis Pada Kelas IV SDN 18 Tumampuah 1. Skripsi. Dibimbing oleh Dr. Ahmad Budi Sutrisno, M.Pd. dan A. Shyam Sarjani Alam program Studi Guru Sekolah Dasar. Penelitian ini menelaah penerapan metode pembelajaran sosiodrama berbasis cerita rakyat Bugis dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri 18 Tumampua 1. Masalah utama dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana kemampuan berbicara siswa sebelum diterapkan metode sosiodrama berbasis cerita rakyat Bugis, (2) Bagaimana kemampuan berbicara siswa sesudah diterapkan metode sosiodrama berbasis cerita rakyat Bugis, dan (3) Apakah terdapat peningkatan kemampuan berbicara siswa sebelum dan sesudah penerapan metode sosiodrama berbasis cerita rakyat Bugis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 29 siswa kelas IV SD Negeri 18 Tumampua 1. Data dikumpulkan melalui observasi, tes kemampuan berbicara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif serta perbandingan hasil antar siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan berbicara siswa sebelum penerapan metode sosiodrama berbasis cerita rakyat Bugis masih berada pada kategori rendah, (2) Setelah penerapan metode tersebut dalam dua siklus, kemampuan berbicara siswa mengalami peningkatan hingga berada pada kategori sangat baik, dan (3) Terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara siswa antara sebelum dan sesudah diterapkannya metode sosiodrama berbasis cerita rakyat Bugis.

Skripsi & Tesis

Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Bangun Datar Berdasarkan Tipe Nolting pada Siswa SD Negeri 2 Lejang

A. Suci Islamia
πŸ“… 2025-09-18πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

A. Suci Islamia, 2025. Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Bangun Datar Berdasarkan Tipe Nolting Pada Siswa SD Negeri 2 Lejang. Skripsi. Dibimbing Oleh Ahmad Budi Sutrisno dan Firdha Razak, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui jenis kesalahan serta penyebab kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika bangun datar berdasarkan tipe Nolting pada siswa SD Negeri 2 Lejang. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif terhadap 21 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V di SD Negeri 2 Lejang. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes tertulis bangun datar dan wawancara. Analisis data dengan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persentase jenis kesalahan teori Nolting, yaitu kesalahan membaca petunjuk sebesar (11.82%), kesalahan kecerobohan sebesar (20.91%), kesalahan konsep sebesar (23.64%), kesalahan penerapan sebesar (1.82%), kesalahan saat mengerjakan tes sebesar (18.18%), dan kesalahan belajar sebesar (23.64%). Penyebab dari kesalahan yang dilakukan siswa adalah siswa kurang teliti, siswa terlalu terburu-buru, siswa tidak percaya diri, siswa kurang memanfaatkan waktu dengan baik, siswa belum paham dengan maksud soal, siswa belum paham menggunakan konsep atau rumus, siswa tidak mengetahui konsep atau rumus dan siswa kurang berlatih soal-soal.

Skripsi & Tesis

Pengaruh Model Pembelajaran STEAM Berbasis Pendekatan Inquiry Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Pecahan di Kelas IV SDN 34 Lokasaile

Nur Diana
πŸ“… 2025-09-06πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Nur Diana, 2025. Pengaruh Model Pembelajaran STEAM Berbasis Pendekatan Inquiry Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pecahan Kelas IV SDN 34 Lokasaile. Skripsi dibimbing oleh Firdha Razak dan Rahmat kamaruddin Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur peningkatan hasil belajar materi pecahan pada siswa kelas IV SDN 34 Lokasaile setelah penerapan model pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) berbasis inquiry learning. Integrasi model STEAM dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang holistik dan kontekstual, sementara pendekatan inquiry learning menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran yang aktif dan eksploratif. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen one-group posttest only dengan sampel berjumlah 24 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, dari tanggal 14 hingga 17 Juli 2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes hasil belajar (posttest), lembar observasi untuk mengukur keaktifan siswa dan guru, serta angket untuk mengetahui respons siswa. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa penerapan model pembelajaran ini berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh ketuntasan belajar secara klasikal, hal ini dapat dilihat dari hasil uji normalitas postetst diperoleh nilai signifikan sebesar 0,027> 0.05 yang menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Sementara pada uji t (paired sample t-test) diperoleh nilai sig. 2-sided < 0.013 maka dapat disimpulkan bahwa 𝐻0 ditolak dan 𝐻1 diterima. Selain itu, keaktifan siswa juga meningkat secara substansial, dari 84,58% pada pertemuan pertama menjadi 92,19% pada pertemuan ketiga. Respons siswa terhadap pembelajaran juga sangat positif, dengan 95,83% siswa memberikan respons positif hingga sangat positif

Skripsi & Tesis

Pengaruh Metode Brainstorming terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Mata Pelajaran IPA Kelas V SDN 6 Sailus Besar

Laerang
πŸ“… 2025-08-30πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

LAERANG, 2025. Pengaruh Metode Brainstorming terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Mata Pelajaran IPA Kelas V SDN 6 Sailus Besar, Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Pembimbing I A. Zam Immawan Alam, dan Pembimbing II Muh. Rahmat. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V SDN 6 Sailus Besar dalam pembelajaran IPA setelah penggunaan metode Brainstorming dan pengaruh penggunaan metode Brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA siswa kelas V SDN 6 Sailus Besar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 6 Sailus Besar. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling atau sampel kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal essay untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa dengan Posttest Group Design. Berdasarkan hasil penelitan menunjukkan bahwa data tentang penggunaan metode pembelajaran Brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA kelas V di SDN 6 Sailus Besar, maka dapat disimpulkan: Tingkat kemampuan berpikir kreatif IPA siswa kelas V SDN 6 Sailus Besar setelah diberi perlakuan metode Brainstorming diperoleh nilai persentase 90.62% siswa memiliki kemampuan berpikir dengan kategori sangat kreatif. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan siswa dalam berpikir Lancar (fluency), Luwes (flexibility), Orisinal (originality), dan Elaborasi (elaboration). Terdapat pengaruh penggunaan metode Brainstorming terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA siswa kelas V SDN 6 Sailus Besar. Hal ini didasarkan dari hipotesis diperoleh Sig = 0,000 artinya bahwa H0 ditolak karena Sig < Ξ± atau (0,000 < 0,05). H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA menggunakan metode Brainstorming.

Skripsi & Tesis

Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantuan Sarana Gartic 10 terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 4 Padoang-doangan

Melati Putri Amalia
πŸ“… 2025-08-30πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Melati Putri Amalia. 2025. Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantuan Media Gartic io Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 4 Padoang-Doangan. Skripsi. Pembimbing I: Rahmat Kamaruddin, Pembimbing II: Ruri Muhammad P D Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP Andi Matappa. Model pembelajaran dan media pembelajaran merupakan dua komponen strategis yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Salah satunya adalah model Project Based Learning dan media pembelajaran Gartic io. Model Project Based Learning memberikan peluang bagi siswa untuk mengonstruksi pengetahuan melalui keterlibatan aktif dalam proyek kontekstual yang menumbuhkan kemandirian, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif. Di sisi lain, pemanfaatan media interaktif seperti Gartic io menciptakan lingkungan belajar yang visual, menyenangkan, dan partisipatif, sehingga memperkuat proses pemahaman konsep secara lebih bermakna. Kolaborasi antara model dan media tersebut berpotensi menciptakan pembelajaran yang transformatif, yang menekankan bukan hanya pada capaian akademik, tetapi juga pada keterlibatan dan pengalaman belajar siswa secara menyeluruh. Penelitian ini berfokus pada dua variabel utama yaitu model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media Gartic io sebagai variabel bebas dan hasil belajar IPA sebagai variabel terikat. Kedua variabel ini menjadi fokus untuk mengidentifikasi bagaimana penerapan model pembelajaran berbasis proyek dengan dukungan media interaktif berdampak terhadap pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 4 Padoang-Doangan yang disebabkan oleh pembelajaran konvensional dan kurangnya media interaktif yang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pra-eksperimen desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 4 Padoang-Doangan sedangkan sampel yang digunakan adalah 21 siswa kelas IV A yang dipilih melalui teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes tertulis sebagai instrumen utama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 67,62 meningkat menjadi 91,43 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Rata-rata N-Gain sebesar 0,5934 menunjukkan peningkatan hasil belajar dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model Project Based Learning berbantuan media Gartic io efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa dan dapat dijadikan strategi alternatif yang interaktif dan menyenangkan dalam pembelajaran di sekolah dasar.

Skripsi & Tesis

Pengaruh Model Pembelajaran Somatic Auditory Visual Intelektual (SAVI) terhadap Kemampuan Bercerita di Kelas IV SD Negeri 14 Podang-podang

Nurasia Ramadhani
πŸ“… 2025-08-30πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Nurasia Ramadhani, 2025. Pengaruh Model Pembelajaran Somatic Auditory Visual Intelektual Terhadap Kemampuan Bercerita di Kelas IV SD Negeri 14 Podang-podang. Skripsi dibimbing Oleh A.Shyam Sarjani Alam dan Rahmat Kamaruddin, Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan model pembelajaran Somatic Auditory Visual Intelektual (SAVI) berpengaruh terhadap kemampuan bercerita siswa kelas IV SD Negeri 14 Podang-Podang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model SAVI dalam meningkatkan keterampilan bercerita siswa, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian experiment menggunakan desain "One Group Pretest-Posttest Design". Desain ini melibatkan pemberian pretest sebelum perlakuan untuk mengukur kemampuan awal siswa, dilanjutkan dengan penerapan model SAVI, dan diakhiri dengan posttest untuk mengevaluasi peningkatan kemampuan bercerita. Dengan membandingkan hasil pretest dan posttest, pengaruh model SAVI dapat diukur secara lebih akurat.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran SAVI berpengaruh positif terhadap kemampuan bercerita siswa. Sebelum perlakuan (pretest), kemampuan bercerita siswa berada pada kategori kurang terampil. Setelah penerapan model SAVI (posttest), terjadi peningkatan signifikan dimana kemampuan siswa mencapai kategori terampil. Hal ini membuktikan bahwa model SAVI efektif dalam mendorong perkembangan keterampilan bercerita siswa kelas IV SD Negeri 14 Podang-Podang.

Skripsi & Tesis

Pengaruh Metode Belajar Game Based Learning Berbantuan Quizizz terhadap Motivasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN 8/18 Bontowa

Samsinar
πŸ“… 2025-08-30πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Samsinar, 2025. Pengaruh Metode Belajar Game Based Learning berbantuan Quizizz Terhadap Motivasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN 8/18 Bontowa. Skripsi ini di bombing oleh Pattola Muhajir dan Ruri Muhammad P D, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode belajar Game Based Learning berbantuan Quizizz terhadap motivasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 8/18 Bontowa. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang disebabkan oleh metode pengajaran konvensional yang kurang menarik, serta tantangan dalam memanfaatkan teknologi untuk tujuan edukasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasieksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dan Sampel adalah 26 siswa kelas V SDN 8/18 Bontowa. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar yang diberikan sebagai pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah perlakuan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji-t untuk pengujian hipotesis, dan uji N-Gain untuk mengukur peningkatan motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, sebagian besar siswa memiliki motivasi belajar Bahasa Indonesia pada kategori rendah hingga cukup. Setelah penerapan metode Game Based Learning berbantuan Quizizz, terjadi peningkatan motivasi belajar yang signifikan, dengan 100% siswa mencapai kategori motivasi tinggi pada posttest (skor 70-78). Uji hipotesis juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan dari penggunaan media interaktif Quizizz terhadap motivasi belajar siswa (sig 0.05, dengan peningkatan motivasi belajar Bahasa Indonesia berada dalam kategori sedang berdasarkan uji N-Gain. Dapat disimpulkan bahwa metode Game Based Learning berbantuan Quizizz efektif dalam meningkatkan motivasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 8/18 Bontowa, karena menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik, menyenangkan, dan aktif. Pendekatan ini sangat sesuai untuk pembelajaran Bahasa Indonesia yang sering dianggap membosankan jika disampaikan secara konvensional.

Skripsi & Tesis

Pengaruh Model Pembelajaran Direct Instruction terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN 12 Biraeng

Alfina Jelita Lestari
πŸ“… 2025-08-25πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Alfina Jelita Lestari, 2025. Pengaruh Model Pembelajaran Direct Instruction Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Negeri 12 Biraeng. Skripsi ini Dibimbing oleh Firdha Razak dan Amrullah Mahmud, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen berbentuk Pre-Exprimental Design yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Direct Instruction terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 12 Biraeng sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran Direct Instruction. Design penelitian ini adalah Pre-Experimental Design berbentuk One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV (IV A dan IV B). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling sehingga kelas IV B dengan jumlah sampel 21 siswa. Data hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran Direct Instruction dan tes hasil belajar IPAS siswa. Hasil observasi keterlaksanaan aktivitas guru model pembelajaran Direct Instruction pada pertemuan I berada pada kategori baik, pertemuan II dan pertemuan III berada pada kategori sangat baik. Hasil observai keterlaksanaan aktivitas siswa model pembelajaran Direct Instruction pada pertemuan I berada pada kategori baik, pertemuan II dan pertemuan III berada pada kategori sangat baik. Hasil belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran Direct Instruction berada pada kategori cukup dan baik. Hasil analisis uji prasyarat diperoleh bahwa data nilai hasil belajar IPAS siswa berdistribusi normal sehingga dilakukan uji parametrik dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial melalui uji Paired Sample Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05 sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran Direct Instruction terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 12 Biraeng.

Skripsi & Tesis

Pengaruh Model Pembelajaran Brain Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Teks Dekripsi

Nisrawati Umar
πŸ“… 2025-08-23πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Nisrawati Umar, 2025 , Pengaruh Model Pembelajaran Brain Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Teks Deskripsi. Skripsi dibimbing Oleh Bapak Pattola Muhajir, SE.,MM. dan Ibu Khaerun Nisaa Tayibu, S.Pd., M.Pd. Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Pangkep. Masalah utama dalam penelitian ini adalah Apakah penggunaan model pembelajaran Brain Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi teks deskripsi. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis apakah model pembelajaran Brain Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi teks deskripsi . Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian Pre-Eksperimental dengan desain β€œOne Groups Pretest-Posttest Design” yaitu desain penelitian yang terdapat Pretest sebelum diberi perlakuan dan Posttest setelah diberi perlakuan. Desain ini memungkinkan peneliti untuk membandingkan hasil sebelum dan sesudah perlakuan sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai pengaruh perlakuan yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Brain Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi teks deskripsi pada siswa kelas V SDN 18 Tumampua 1. Hal ini terlihat dari kemampuan berpikir kritis siswa pada saat pre-test sebelum menggunakan model pembelajaran Brain Based Learning berada pada kategori kurang kritis dan kemampuan berpikir kritis siswa pada saat post-tes setelah menggunakan model pembelajaran Brain Based Learning berada pada kategori kritis.

Skripsi & Tesis

Penerapan Model Pembelajaran Time Token Out pada Materi Penjumlahan Bilangan Berbantuan Sarana Papan Berputar untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas II SDIT Al-Hikmah

Nurhidaya Amin
πŸ“… 2025-08-13πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

NURHIDAYA AMIN, 2025 Penerapan Model Pembelajaran Times Token Out Pada Materi Penjumlahan Bilangan Berbantuan Media Papan Perputar Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas II SDIT ALHikmah. Skripsi. Dibimbing oleh Rahmat Kamaruddin dan Amrullah Mahmud, Programiye km Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk Mengetahui Peningkatan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Matematika Melalui Model pembelajaran Time Token Out Berbantuan media papan berputar Kelas II SDIT AL- HIKMAH Jagong Kabupaten Pangkep dengan jumlah siswa sebanyak 25 serta teknik pengumpulan data menggunakan observasi siswa dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar dan ketuntasan hasil belajar siswa . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Time Token out dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa disetiap siklusnya. Pada siklus I sebanyak 12 dari 25 siswa berada pada kategori belum tuntas dan 13 siswa berada pada kategori tuntas atau nilai rata-rata 67%. Sedangkan pada siklus II siswa dinyatakan 22 siswa tuntas dan 3 siswa belum tuntas dengan nilai rata-rata 77,52%.

Skripsi & Tesis

Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Project Based Learning Berbantuan Sarana Gambar Siswa Kelas IV SDN 34 Lokkasaile

Sriyanti
πŸ“… 2025-08-13πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

SRIYANTI, 2025. Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Project Based Learning Berbantuan Media Gambar Siswa Kelas IV SD Negeri 34 Lokkasile. Skripsi dibimbing oleh Dr. Ahmad Budi Sutrisno Dan Dr. H. Muhammad Zaid, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SDN 34 Lokkasaile melalui model project based learning pada mata pelajaran bahasa indonesia dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang serta teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belasjar dan observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mendeskripsikan ketuntasan hasil belar siswa yaitu tes hasil belajar siswa untuk setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model project based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa disetiap siklusnya. Pada siklus I sebanyak 12 dari 25 siswa berada pada kategori belum tuntas dan 13 siswa berada pada kategori tuntas atau nilai rata-rata 67%. Sedangkan pada siklus II siswa dinyatakan 22 siswa tuntas dan 3 siswa belum tuntas dengan nilai ratarata 77,52%.

Skripsi & Tesis

Penerapan Model Pembelajaran Role Playing untuk MEningkatkan Keterampilan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa KElas IV SD Negeri 31 Tumampua V

Rarru' Ganti
πŸ“… 2025-08-08πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

RARRU’ GANTI, 2025, Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 31 Tumampua V. Skripsi dibimbing oleh ibu Firdha Razak, S.Pd., M.Pd dan Rustinah, S.Pd., M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Role Playing untuk meningkatkan keterampilan berbicara dapat meningkat pada siswa kelas IV SD Negeri 31 Tuamampua v. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Sampel dalam penelitian ini adalah siwa kelas IV SD Negeri 31 Tumampua V , yang berjumlah 20 siswa dengan siswa laki-laki sebanyak 11 siswa dan perempuan sebanyak 9 orang siswa. Instrumen yang dugunakan pada penelitian ini adalah tes dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatnyan hasil keterampilan berbicara siswa dapat dilihat dari lembar observasi keterampilan berbicara siswa pada siklus I sebanyak 9 siswa yang berada pada kategori tuntas dengan persentase skor 45%, dan 11 siswa yang berada pada kategori belum tuntas dengan persentase skor 55%. Sedangkan pada siklus II sebanyak 16 siswa berada pada kategori tuntas dengan persentase skor 80% dan 4 siswa berada pada kategori belum tuntas dengan persentase skor 20%. Berdasarkan hasil penelitian siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri 31 Tumampua V.

Skripsi & Tesis

Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Children Learning in Science (CLIS) pada Pembelajaran IPAS di Kelas IV SD Negeri 30 Sumpang Bita

Ainun Amalia Ishaq
πŸ“… 2025-07-30πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Ainun Amalia Ishaq. 2025. Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Children Learning In Science (CLIS) pada Pembelajaran IPAS di Kelas IV SD Negeri 30 Sumpang Bita. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Children Learning in Science (CLIS) pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 30 Sumpang Bita. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru, rendahnya keterlibatan dan interaksi peserta didik, serta kurangnya kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir sehingga berdampak pada rendahnya aktivitas dan hasil belajar IPAS. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen menggunakan desain Posttest-Only Group Design. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV di SD Negeri 30 Sumpang Bita yang berjumlah 13 orang, yang dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa tes hasil belajar bentuk esai (post-test), lembar observasi aktivitas peserta didik dan guru, serta lembar angket respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe CLIS efektif digunakan pada pembelajaran IPAS. Hal ini dibuktikan dengan tiga indikator utama: (1) Hasil belajar peserta didik memperoleh nilai rata-rata post-test sebesar 83,53 (kategori tinggi) dengan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 94%; (2) Aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran berada pada kategori baik dan aktif, ditandai dengan meningkatnya kerja sama dan interaksi antarsiswa maupun dengan guru; (3) Respons peserta didik menunjukkan respons yang positif, di mana peserta didik lebih menyukai model pembelajaran CLIS dan merasa lebih senang saat berdiskusi dalam kelompok. Kesimpulannya, model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) efektif diterapkan pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 30 Sumpang Bita.

Skripsi & Tesis

Penerapan Metode Sosiodrama pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV SDN 18 Tumampua 1

Filsawati
πŸ“… 2025-07-30πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Filsawati, 2025, Penerapan Metode Sosiodrama Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV SDN 18 Tumampua 1, Kab. Pangkep. Skripsi Dibimbing Oleh Rahmat Kamaruddin, Dan Amrullah Mahmud, Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dengan menerapkan metode sosiodrama pada siswa kelas IV. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian berjumlah 15 siswa. Penelitian ini adalah metode sosiodrama. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada siklusnya terdapat empat tahapan yaitu 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap tindakan, 3) Tahap observasi, 4) Tahap refleksi. Tindakan yang diberikan kepada siswa berupa penilaian keterampilan berbicara melalui penerapan metode sosiodrama. Teknik pengumpulan data berupa obsevasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan yang telah dilakukan selama dua siklus mengenai penerapan metode sosiodrama dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SDN 18 Tumampua 1, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode sosiodrama memberikan peningkatan keterampilan berbicara siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan keterlaksanaan aktivitas guru dari kategori yaitu baik 71,87 pada siklus I menjadi sangat baik yaitu 95,31 pada siklus II. Kemudian peningkatan pada hasil tes keterampilan berbicara, menunjukkan ratarata nilai mengalami kenaikan dari sedang 69,33 pada siklus I menjadi tinggi yaitu 87,33 pada siklus II

Skripsi & Tesis

Analisis Dampak Konten Pendidikan di Aplikasi Sosial terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas V di SDN 8/18 Bontowa

Fitrah Arif
πŸ“… 2025-07-30πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Fitrah Arif, 2025. Analisis Dampak Konten Pendidikan Di Media Sosial Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas V Di SDN 8/18 Bontowa. Skripsi dibimbing oleh Khaerun Nisa’a Tayibu dan Muh. Rahmat, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak konten pendidikan di media sosial terhadap pemahaman konsep siswa kelas V SDN 8/18 Bontowa. Masalah utama penelitian ini adalah: (1) Berapakah jenis konten pendidikan yang tersedia di Instagram, YouTube dan Tiktok, (2) Bagaimana cara siswa kelas V SDN 8/18 Bontowa mengakses dan berinteraksi dengan konten pendidikan di Intagram, youtube dan Tiktok, dan (3) Bagaimana pemahaman konsep siswa kelas V sebelum dan setelah melihat konten pendidikan di media sosial. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengklasifikasi jenis konten pendidikan yang tersedia di Instagram, YouTube dan Tiktok, (2) Untuk menganalisis cara siswa kelas V SDN 8/18 Bontowa mengakses dan berinteraksi dengan konten pendidikan di Tiktok, Instagram dan youtube, dan (3) Untuk menganalisis pemahaman konsep siswa kelas V sebelum dan sesudah melihat konten pendidikan di media sosial.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus dengan 3 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V di SDN 8/18 Bontowa. Pemilihan subjek dilakukan dengan secara Purposive random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen penelitian yaitu wawancara dan tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Konten pendidikan di media sosial berperan sebagai sumber tambahan yang membantu siswa memahami materi pelajaran dan meningkatkan motivasi belajar, (2) Terdapat variasi tingkat pemahaman antar siswa setelah mengakses konten pendidikan, menunjukkan kemampuan menjawab pertanyaan konsep dengan tingkat ketepatan yang lebih tinggi, (3) Risiko yang terkait meliputi gangguan dari konten tidak relevan dan kebiasaan menyalin tanpa pemahaman mendalam, sehingga penggunaan media sosial sebagai sumber belajar perlu didampingi pengawasan dan bimbingan yang tepat agar berdampak positif.

Skripsi & Tesis

Peningkatan Menulis Pemahaman Melalui Gambar Menggunakan Model Pembelajaran Pictorial Riddle Siswa Kelas VI SDN 6 Sengkae

Indhar Daeny Idehan
πŸ“… 2025-07-30πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Indhar Daeny Idehan, 2025 , Peningkatan Menulis Pemahaman Melalui Gambar Menggunakan Model Pembelajaran Pictorial Riddle Siswa Kelas Vi SDN 6 Sengkae. Skripsi dibimbing Oleh H. Muhammad Zaid dan Khaerun Nisaa Tayibu. Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan menulis pemahaman dengan menggunakan Model Pictorial Riddle pada siswa kelas VI. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian berjumah 35 siswa. Objek penelitian ini adalah menulis pemahaman siswa melalui gambar dengan menggunakan Model Pictorial Riddle. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada siklusnya terdapat empat tahapan yaitu 1) tahap survey, 2) tahap rencana umum, 3) tahap implementasi tindakan, 4) pengaruh dan implementasi. Tindakan yang diberikan pada siswa berupa penggunaan Model Pictorial Riddle melalui gambar untuk meningkatkan menulis pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dan tes. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Pictorial Riddle melalui gambar dapat meningaktkan menulis pemahaman pada pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas VI. Hal ini dibuktikan pada data hasil observasi menulis pemahan melalui gambar pada tahap Survey rata-rata nilai 51,33%dan berada pada kategori kurang pada siklus I rata-rata nilai 62,33%dan berada pada kategori cukup pada siklus I masih ada kendala sehingga dilakukan perbaikan pada siklus II, data yang diperoleh dari hasil observasi menulis

Skripsi & Tesis

Peningkatan Kemampuan Pengenalan Huruf Melalui Metode Bernyanyi Berbantuan Sarana Animasi pada Siswa Kelas 1 SDN 14 Bontotene

Husnul Awaliyah
πŸ“… 2025-07-27πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Husnul Awaliyah, 2025. Peningkatan Kemampuan Pengenalan Huruf Melalui Metode Bernyanyi Berbantuan Media Animasi Pada Siswa Kelas 1 SDN 14 Bontotene. Skripsi dibimbing oleh H. Muhammad Zaid dan Ruri Muhammad P D, Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk meningkatkan kemampuan pengenalan huruf siswa kelas I SD Negeri 14 Bontotene melalui metode bernyanyi berbantuan media animasi. Masalah utama penelitian ini adalah: Pembelajaran kemampuan pengenalan huruf siswa di kelas I masih rendah. Sehingga perlu adanya metode yang tepat untuk meningkatkan kemampuan pengenalan huruf. Metode yang digunakan yaitu metode bernyanyi berbantuan media animasi dapat meningkatkan kemampuan pengenalan huruf siswa kelas I SD Negeri 14 Bontotene. Penelitian ini dilakukan terhadap 33 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas I SD Negeri 14 Bontotene. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen lembar observasi. Analisis data dengan tes kemampuan pengenalan huruf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bernyanyi berbantuan animasi dapat meningkatkan kemampuan pengenalan huruf pada siswa kelas I SD Negeri 14 Bontotene. Hal ini dibuktikan pada data hasil tes kemampuan pengenalan huruf pada siklus I sebanyak 8 siswa berada pada kategori tuntas dengan persentase skor 24% dan 25 siswa berada pada kategori belum tuntas dengan persentase skor 76%. Sedangkan pada siklus II sebanyak 25 siswa berada pada kategori tuntas dengan persentase skor 76% dan 8 siswa berada pada kategori belum tuntas dengan persentase skor 24%. Berdasarkan hasil tes kemampuan pengenalan huruf siswa siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pengenalan huruf siswa.