Program Studi: Pendidikan Guru Sekolah Dasar
266 dokumen ditemukan
Pengaruh Model Pembelajaran Direct Instruction terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN 12 Biraeng
Alfina Jelita Lestari, 2025. Pengaruh Model Pembelajaran Direct Instruction Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Negeri 12 Biraeng. Skripsi ini Dibimbing oleh Firdha Razak dan Amrullah Mahmud, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen berbentuk Pre-Exprimental Design yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Direct Instruction terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 12 Biraeng sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran Direct Instruction. Design penelitian ini adalah Pre-Experimental Design berbentuk One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV (IV A dan IV B). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling sehingga kelas IV B dengan jumlah sampel 21 siswa. Data hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran Direct Instruction dan tes hasil belajar IPAS siswa. Hasil observasi keterlaksanaan aktivitas guru model pembelajaran Direct Instruction pada pertemuan I berada pada kategori baik, pertemuan II dan pertemuan III berada pada kategori sangat baik. Hasil observai keterlaksanaan aktivitas siswa model pembelajaran Direct Instruction pada pertemuan I berada pada kategori baik, pertemuan II dan pertemuan III berada pada kategori sangat baik. Hasil belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran Direct Instruction berada pada kategori cukup dan baik. Hasil analisis uji prasyarat diperoleh bahwa data nilai hasil belajar IPAS siswa berdistribusi normal sehingga dilakukan uji parametrik dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial melalui uji Paired Sample Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05 sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran Direct Instruction terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 12 Biraeng.
Skripsi & TesisPengaruh Model Pembelajaran Brain Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Teks Dekripsi
Nisrawati Umar, 2025 , Pengaruh Model Pembelajaran Brain Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Teks Deskripsi. Skripsi dibimbing Oleh Bapak Pattola Muhajir, SE.,MM. dan Ibu Khaerun Nisaa Tayibu, S.Pd., M.Pd. Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Pangkep. Masalah utama dalam penelitian ini adalah Apakah penggunaan model pembelajaran Brain Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi teks deskripsi. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis apakah model pembelajaran Brain Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi teks deskripsi . Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian Pre-Eksperimental dengan desain βOne Groups Pretest-Posttest Designβ yaitu desain penelitian yang terdapat Pretest sebelum diberi perlakuan dan Posttest setelah diberi perlakuan. Desain ini memungkinkan peneliti untuk membandingkan hasil sebelum dan sesudah perlakuan sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai pengaruh perlakuan yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Brain Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi teks deskripsi pada siswa kelas V SDN 18 Tumampua 1. Hal ini terlihat dari kemampuan berpikir kritis siswa pada saat pre-test sebelum menggunakan model pembelajaran Brain Based Learning berada pada kategori kurang kritis dan kemampuan berpikir kritis siswa pada saat post-tes setelah menggunakan model pembelajaran Brain Based Learning berada pada kategori kritis.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Time Token Out pada Materi Penjumlahan Bilangan Berbantuan Sarana Papan Berputar untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas II SDIT Al-Hikmah
NURHIDAYA AMIN, 2025 Penerapan Model Pembelajaran Times Token Out Pada Materi Penjumlahan Bilangan Berbantuan Media Papan Perputar Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Siswa Kelas II SDIT ALHikmah. Skripsi. Dibimbing oleh Rahmat Kamaruddin dan Amrullah Mahmud, Programiye km Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk Mengetahui Peningkatan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Matematika Melalui Model pembelajaran Time Token Out Berbantuan media papan berputar Kelas II SDIT AL- HIKMAH Jagong Kabupaten Pangkep dengan jumlah siswa sebanyak 25 serta teknik pengumpulan data menggunakan observasi siswa dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar dan ketuntasan hasil belajar siswa . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Time Token out dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa disetiap siklusnya. Pada siklus I sebanyak 12 dari 25 siswa berada pada kategori belum tuntas dan 13 siswa berada pada kategori tuntas atau nilai rata-rata 67%. Sedangkan pada siklus II siswa dinyatakan 22 siswa tuntas dan 3 siswa belum tuntas dengan nilai rata-rata 77,52%.
Skripsi & TesisPeningkatan Hasil Belajar Melalui Model Project Based Learning Berbantuan Sarana Gambar Siswa Kelas IV SDN 34 Lokkasaile
SRIYANTI, 2025. Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Project Based Learning Berbantuan Media Gambar Siswa Kelas IV SD Negeri 34 Lokkasile. Skripsi dibimbing oleh Dr. Ahmad Budi Sutrisno Dan Dr. H. Muhammad Zaid, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SDN 34 Lokkasaile melalui model project based learning pada mata pelajaran bahasa indonesia dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang serta teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belasjar dan observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mendeskripsikan ketuntasan hasil belar siswa yaitu tes hasil belajar siswa untuk setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model project based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa disetiap siklusnya. Pada siklus I sebanyak 12 dari 25 siswa berada pada kategori belum tuntas dan 13 siswa berada pada kategori tuntas atau nilai rata-rata 67%. Sedangkan pada siklus II siswa dinyatakan 22 siswa tuntas dan 3 siswa belum tuntas dengan nilai ratarata 77,52%.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Role Playing untuk MEningkatkan Keterampilan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa KElas IV SD Negeri 31 Tumampua V
RARRUβ GANTI, 2025, Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 31 Tumampua V. Skripsi dibimbing oleh ibu Firdha Razak, S.Pd., M.Pd dan Rustinah, S.Pd., M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Role Playing untuk meningkatkan keterampilan berbicara dapat meningkat pada siswa kelas IV SD Negeri 31 Tuamampua v. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Sampel dalam penelitian ini adalah siwa kelas IV SD Negeri 31 Tumampua V , yang berjumlah 20 siswa dengan siswa laki-laki sebanyak 11 siswa dan perempuan sebanyak 9 orang siswa. Instrumen yang dugunakan pada penelitian ini adalah tes dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatnyan hasil keterampilan berbicara siswa dapat dilihat dari lembar observasi keterampilan berbicara siswa pada siklus I sebanyak 9 siswa yang berada pada kategori tuntas dengan persentase skor 45%, dan 11 siswa yang berada pada kategori belum tuntas dengan persentase skor 55%. Sedangkan pada siklus II sebanyak 16 siswa berada pada kategori tuntas dengan persentase skor 80% dan 4 siswa berada pada kategori belum tuntas dengan persentase skor 20%. Berdasarkan hasil penelitian siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri 31 Tumampua V.
Skripsi & TesisEfektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Children Learning in Science (CLIS) pada Pembelajaran IPAS di Kelas IV SD Negeri 30 Sumpang Bita
Ainun Amalia Ishaq. 2025. Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Children Learning In Science (CLIS) pada Pembelajaran IPAS di Kelas IV SD Negeri 30 Sumpang Bita. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Children Learning in Science (CLIS) pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 30 Sumpang Bita. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru, rendahnya keterlibatan dan interaksi peserta didik, serta kurangnya kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir sehingga berdampak pada rendahnya aktivitas dan hasil belajar IPAS. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen menggunakan desain Posttest-Only Group Design. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV di SD Negeri 30 Sumpang Bita yang berjumlah 13 orang, yang dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa tes hasil belajar bentuk esai (post-test), lembar observasi aktivitas peserta didik dan guru, serta lembar angket respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe CLIS efektif digunakan pada pembelajaran IPAS. Hal ini dibuktikan dengan tiga indikator utama: (1) Hasil belajar peserta didik memperoleh nilai rata-rata post-test sebesar 83,53 (kategori tinggi) dengan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 94%; (2) Aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran berada pada kategori baik dan aktif, ditandai dengan meningkatnya kerja sama dan interaksi antarsiswa maupun dengan guru; (3) Respons peserta didik menunjukkan respons yang positif, di mana peserta didik lebih menyukai model pembelajaran CLIS dan merasa lebih senang saat berdiskusi dalam kelompok. Kesimpulannya, model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) efektif diterapkan pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 30 Sumpang Bita.
Skripsi & TesisPenerapan Metode Sosiodrama pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV SDN 18 Tumampua 1
Filsawati, 2025, Penerapan Metode Sosiodrama Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV SDN 18 Tumampua 1, Kab. Pangkep. Skripsi Dibimbing Oleh Rahmat Kamaruddin, Dan Amrullah Mahmud, Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dengan menerapkan metode sosiodrama pada siswa kelas IV. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian berjumlah 15 siswa. Penelitian ini adalah metode sosiodrama. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada siklusnya terdapat empat tahapan yaitu 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap tindakan, 3) Tahap observasi, 4) Tahap refleksi. Tindakan yang diberikan kepada siswa berupa penilaian keterampilan berbicara melalui penerapan metode sosiodrama. Teknik pengumpulan data berupa obsevasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan yang telah dilakukan selama dua siklus mengenai penerapan metode sosiodrama dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SDN 18 Tumampua 1, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode sosiodrama memberikan peningkatan keterampilan berbicara siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan keterlaksanaan aktivitas guru dari kategori yaitu baik 71,87 pada siklus I menjadi sangat baik yaitu 95,31 pada siklus II. Kemudian peningkatan pada hasil tes keterampilan berbicara, menunjukkan ratarata nilai mengalami kenaikan dari sedang 69,33 pada siklus I menjadi tinggi yaitu 87,33 pada siklus II
Skripsi & TesisAnalisis Dampak Konten Pendidikan di Aplikasi Sosial terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas V di SDN 8/18 Bontowa
Fitrah Arif, 2025. Analisis Dampak Konten Pendidikan Di Media Sosial Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas V Di SDN 8/18 Bontowa. Skripsi dibimbing oleh Khaerun Nisaβa Tayibu dan Muh. Rahmat, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak konten pendidikan di media sosial terhadap pemahaman konsep siswa kelas V SDN 8/18 Bontowa. Masalah utama penelitian ini adalah: (1) Berapakah jenis konten pendidikan yang tersedia di Instagram, YouTube dan Tiktok, (2) Bagaimana cara siswa kelas V SDN 8/18 Bontowa mengakses dan berinteraksi dengan konten pendidikan di Intagram, youtube dan Tiktok, dan (3) Bagaimana pemahaman konsep siswa kelas V sebelum dan setelah melihat konten pendidikan di media sosial. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengklasifikasi jenis konten pendidikan yang tersedia di Instagram, YouTube dan Tiktok, (2) Untuk menganalisis cara siswa kelas V SDN 8/18 Bontowa mengakses dan berinteraksi dengan konten pendidikan di Tiktok, Instagram dan youtube, dan (3) Untuk menganalisis pemahaman konsep siswa kelas V sebelum dan sesudah melihat konten pendidikan di media sosial.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus dengan 3 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V di SDN 8/18 Bontowa. Pemilihan subjek dilakukan dengan secara Purposive random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen penelitian yaitu wawancara dan tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Konten pendidikan di media sosial berperan sebagai sumber tambahan yang membantu siswa memahami materi pelajaran dan meningkatkan motivasi belajar, (2) Terdapat variasi tingkat pemahaman antar siswa setelah mengakses konten pendidikan, menunjukkan kemampuan menjawab pertanyaan konsep dengan tingkat ketepatan yang lebih tinggi, (3) Risiko yang terkait meliputi gangguan dari konten tidak relevan dan kebiasaan menyalin tanpa pemahaman mendalam, sehingga penggunaan media sosial sebagai sumber belajar perlu didampingi pengawasan dan bimbingan yang tepat agar berdampak positif.
Skripsi & TesisPeningkatan Menulis Pemahaman Melalui Gambar Menggunakan Model Pembelajaran Pictorial Riddle Siswa Kelas VI SDN 6 Sengkae
Indhar Daeny Idehan, 2025 , Peningkatan Menulis Pemahaman Melalui Gambar Menggunakan Model Pembelajaran Pictorial Riddle Siswa Kelas Vi SDN 6 Sengkae. Skripsi dibimbing Oleh H. Muhammad Zaid dan Khaerun Nisaa Tayibu. Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan menulis pemahaman dengan menggunakan Model Pictorial Riddle pada siswa kelas VI. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian berjumah 35 siswa. Objek penelitian ini adalah menulis pemahaman siswa melalui gambar dengan menggunakan Model Pictorial Riddle. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada siklusnya terdapat empat tahapan yaitu 1) tahap survey, 2) tahap rencana umum, 3) tahap implementasi tindakan, 4) pengaruh dan implementasi. Tindakan yang diberikan pada siswa berupa penggunaan Model Pictorial Riddle melalui gambar untuk meningkatkan menulis pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dan tes. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Pictorial Riddle melalui gambar dapat meningaktkan menulis pemahaman pada pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas VI. Hal ini dibuktikan pada data hasil observasi menulis pemahan melalui gambar pada tahap Survey rata-rata nilai 51,33%dan berada pada kategori kurang pada siklus I rata-rata nilai 62,33%dan berada pada kategori cukup pada siklus I masih ada kendala sehingga dilakukan perbaikan pada siklus II, data yang diperoleh dari hasil observasi menulis
Skripsi & TesisPeningkatan Kemampuan Pengenalan Huruf Melalui Metode Bernyanyi Berbantuan Sarana Animasi pada Siswa Kelas 1 SDN 14 Bontotene
Husnul Awaliyah, 2025. Peningkatan Kemampuan Pengenalan Huruf Melalui Metode Bernyanyi Berbantuan Media Animasi Pada Siswa Kelas 1 SDN 14 Bontotene. Skripsi dibimbing oleh H. Muhammad Zaid dan Ruri Muhammad P D, Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk meningkatkan kemampuan pengenalan huruf siswa kelas I SD Negeri 14 Bontotene melalui metode bernyanyi berbantuan media animasi. Masalah utama penelitian ini adalah: Pembelajaran kemampuan pengenalan huruf siswa di kelas I masih rendah. Sehingga perlu adanya metode yang tepat untuk meningkatkan kemampuan pengenalan huruf. Metode yang digunakan yaitu metode bernyanyi berbantuan media animasi dapat meningkatkan kemampuan pengenalan huruf siswa kelas I SD Negeri 14 Bontotene. Penelitian ini dilakukan terhadap 33 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas I SD Negeri 14 Bontotene. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen lembar observasi. Analisis data dengan tes kemampuan pengenalan huruf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bernyanyi berbantuan animasi dapat meningkatkan kemampuan pengenalan huruf pada siswa kelas I SD Negeri 14 Bontotene. Hal ini dibuktikan pada data hasil tes kemampuan pengenalan huruf pada siklus I sebanyak 8 siswa berada pada kategori tuntas dengan persentase skor 24% dan 25 siswa berada pada kategori belum tuntas dengan persentase skor 76%. Sedangkan pada siklus II sebanyak 25 siswa berada pada kategori tuntas dengan persentase skor 76% dan 8 siswa berada pada kategori belum tuntas dengan persentase skor 24%. Berdasarkan hasil tes kemampuan pengenalan huruf siswa siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pengenalan huruf siswa.
Skripsi & TesisAnalisis Dampak Penggunaan Gadget terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SDN 12 Biraeng
Rifdayati, 2025. Analisis Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Kelas V SDN 12 Biraeng. Skripsi dibimbing oleh A.Shyam Sarjani Alam dan Muh.Rahmat. Program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan gadget dan kamampuan berpikir kritis siswa ditinjau dari penggunaan gadget siswa kelas V SDN 12 Biraeng. Masalah utama penelitian ini adalah bagaimana analisis dampak penggunaan gadget terhadap kemampuan berpikir kritis kelas V SDN 12 Biraeng. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif dilakukan terhadap 4 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V SDN 12 Biraeng. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket, tes kemampuan berpikir kritis dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Responden DS berdasarkan hasil kerja tes yang telah dilaksanakan, siswa menunjukkan hasil yang masih berada pada kategori kurang. Hal ini terlihat dari kemampuan siswa yang belum optimal dalam memahami perintah soal, menganalisis informasi, serta menyusun jawaban secara logis dan sistematis. Responden AIR siswa belum menunjukkan penguasaan materi secara utuh, terlihat dari jawaban yang masih kurang tepat dan tidak lengkap. Kemampuan siswa belum mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang memadai.Responden AS siswa belum memenuhi indikator pencapaian kompetensi yang ditetapkan, nilai yang diperoleh siswa masih berada pada kategori kurang, menunjukkan perlunya tindak lanjut dalam proses pembelajaran, analisis terhadap hasil kerja siswa menunjukkan bahwa Sebagian besar aspek penilaian belum tercapai.Responden AH siswa belum mampu menjawab soal dengan akurat dan menyeluruh, pemahaman konsep masih belum stabil dan sering terjadi kesalahan mendasar, kemampuan analisis siswa masih terbatas, dan belum bisa menghubungkan informasi dengan baik.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Sarana Kartu Truth or Dare dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Pembelajaran PKN Kelas V SDN 2 Labakkang
Nur Ariska Syam, 2021. Penerapan model problem based learning berbantuan media kartu truth or dare dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran PKn kelas V SDN 2Labakkang. Skripsi. Dibimbing oleh Firdha Razak dan A.Shyam Sarjani Alam program Studi Guru Sekolah Dasar. Penelitian ini menelaah penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media kartu truth or dare untuk meningkatkan pemahaman konsep pada mata pelajaran PKn di SD Negeri 2 Labakkang. Masalah utama dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana gambaran pemahaman konsep siswa sebelum diterapkan model problem based learning berbantuan media kartu truth or dare di SD Negeri 2 Labakkang, (2) Bagaimana gambaran pemahaman konsep siswa sesudah diterapkan model problem based learning berbantuan media kartu truth or dare, dan (3) Apakah terdapat peningkatan pemahaman konsep siswa sebelum dan sesudah diterapkan model problem based learning berbantuan media kartu truth or dare. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam II siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 33 siswa kelas V SD Negeri 2 Labakkang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes pemahaman konsep, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan perbandingan hasil antar siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat pemahaman konsep siswa pada pembelajaran PKn sebelum diterapkan model problem based learning berbantuan media kartu truth or dare berada pada kategori sangat rendah, (2) Setelah penerapan model tersebut dalam II siklus, terjadi peningkatan signifikan hingga mencapai kategori tinggi, dan (3) Terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep siswa antara sebelum dan sesudah diterapkan model problem based learning berbantuan media kartu truth or dare.
Skripsi & TesisUraian Keterampilan Menulis Teks Karangan Melalui Sarana Flip Chart Siswa Kelas V SDN 2 Labakkang
Meliadayanti, 2025. Deskripsi Keterampilan Menulis Teks Karangan Melalui Media Flip chart Siswa Kelas V SDN 2 Labakkang. Skripsi. Dibimbing oleh Bapak Ahmad Budi Sutrisno dan Bapak A. Zam Immawan Alam Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah tentang Mendeskripsikan Keterampilan Menulis Teks Karangan Deskripsi Siswa Kelas V SDN 2 Labakkang. Fokus utama dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah keterampilan menulis teks karangan deskripsi melalui media Flip chart siswa kelas V SDN 2 Labakkang. Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mendeskripsikan keterampilan menulis teks karangan deskripsi melalui media Flip chart siswa kelas V SDN 2 Labakkang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif terhadap 6 subjek penelitian dengan memilih 2 orang siswa yang memperoleh nilai tertinggi, 2 orang yang memperoleh nilai sedang dan 2 orang siswa yang memperoleh nilai rendah yang merupakan siswa kelas V di SDN 2 Labakkang. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen Tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil menulis teks karangan deskripsi siswa jauh lebih baik dengan menggunakan alat bantu media pembelajaran yaitu flip chart, karena dengan menggunakan media Flip chart siswa bisa lebih mudah menemukan ide-ide penulisan dengan melihat gambar pada media Flip chart dalam membuat karangan.
Skripsi & TesisPenerapan Strategi Pembelajaran Know Want to Know Learned untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN 18 Tumampua 1
Istiqamah, 2025, Penerapan Strategi Pembelajaran Know Want To Know Learned Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN 18 Tumampua 1, Kab. Pangkep. Skripsi Dibimbing Oleh Rahmat Kamaruddin, Dan Muhammad Zaid, Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Penelitan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran Know Want To Know Learning pada siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian berjumlah 18 siswa. Objek penelitian ini adalah strategi Know Want To Know Learning. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada siklusnya terdapat dua tahapan yaitu 1) tahap perencanaan, 2) tahap tindakan, 3) tahap observasi, 4) tahap refleksi. Tindakan yang diberikan kepada siswa berupa penilaian keterampilan membaca pemahaman melalui penerapan Know Want To Know Learned. Teknik pengumpulan data berupa observasi tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan yang telah dilakukan selama dua siklus menegenai penerapan strategi pembelajaran Know Want To Know Learned dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 18 Tumampua 1, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Know Want To Know Learned memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan persentase keterlaksanaan aktivitas guru dari kategori sangat kurang yaitu 71% pada siklus I menjadi sangat baik yaitu 95% pada siklus II. Kemudian peningkatan pada hasil tes keterampilan membaca pemahaman, menunjukkan rata-rata nilai mengalami kenaikan dari sedang 61%pada siklus I menjadi tinggi yaitu 87,22% pada siklus II.
Skripsi & TesisPenerapan Model Game Based Learning pada Permainan Bola Besar terhadap Minat dan Partisipasi Siswa di Kelas V SD Negeri 28 Tumampua II
Haedar Ali, 2025. Penerapan Model Game Based Learning Pada Permainan Bola Besar Terhadap Minat Dan Partisipasi Siswa Di Kelas V A SD Negeri 28 Tumampua II. Skripsi. Dibimbing Oleh Khaerun Nisaβa Tayibu, S.Pd., M.Pd dan Muh. Rahmat S.Pd., M.Pd, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah penerapan Model Game Based Learning pada permainan bola besar terhadap minat dan partisipasi siswa di kelas V A SD Negeri 28 Tumampua II. Masalah utama penelitian ini adalah: (1) Bagaimana minat dan partisipasi siswa sebelum menggunakan model Game Based Learning pada permainan bola besar di kelas V SD Negeri 28 Tumampua II. (2) Bagaimana minat dan partisipasi siswa setelah menggunakan model Game Based Learning pada permainan bola besar di kelas V SD Negeri 28 Tumampua II. (3) Bagaimana pengaruh model Game Based Learning pada permainan bola besar terhadap minat dan partisipasi siswa di kelas V SD Negeri 28 Tumampua II. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui minat dan partisipasi siswa sebelum menggunakan model Game Based Learning pada permainan bola besar di kelas V A SD Negeri 28 Tumampua II. (2) Untuk mengetahui minat dan partisipasi siswa setelah diterapkannya model Game Based Learning pada permainan bola besar di kelas V A SD Negeri 28 Tumampua II. (3) Untuk mengetahui pengaruh model Game Based Learning pada permainan bola besar terhadap minat dan partisipasi di kelas V A SD Negeri 28 Tumampua II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental terhadap 23 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas VA SD Negeri 28 Tumampua II. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket, dan analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Minat dan partisipasi siswa sebelum menggunakan model Game Based Learning pada permainan bola besar di kelas V SD Negeri 28 Tumampua II berada pada kategori rendah. (2) Minat dan partisipasi siswa setelah menggunakan model Game Based Learning pada permainan bola besar di kelas V SD Negeri 28 Tumampua II berada pada kategori tinggi. (3) Terdapat pengaruh model Game Based Learning pada permainan bola besar terhadap minat dan partisipasi siswa di kelas V SD Negeri 28 Tumampua II.
Skripsi & TesisPeningkatan Pemahaman Konsep PKN Siswa Melalui Metode Treaseure Hunt Berbantuan Sarana Puzzle pada Siswa Kelas V SDN 22/12 Salebbo
Nur Rifka Azisah, 2025. Peningkatan Pemahaman Konsep PKN Siswa melalui Metode Treasure Hunt Berbantuan Media Puzzle pada Siswa Kelas V SDN 22/12 Salebbo. Skripsi. Dibimbing oleh Muhammad Zaid dan Rustinah, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep PKN siswa kelas V SDN 22/12 Salebbo melalui penerapan metode Treasure Hunt berbantuan media Puzzle. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Materi yang digunakan meliputi nilai-nilai Pancasila serta hak dan kewajiban warga negara. Pada siklus I, pembelajaran menunjukkan keterlibatan siswa yang cukup baik dan memperoleh rata-rata nilai pemahaman konsep PKN siswa sebesar 69,89% dengan 12 siswa mencapai indikator keberhasilan. Kendala yang ditemukan meliputi kurangnya pemahaman materi dan petunjuk permainan. Pada siklus II, dilakukan perbaikan berupa penambahan media audio-visual, penyerdehanaan intruksi dan peningkatan bimbingan guru, terjadi peningkatan ratadata menjadi 80,31% dengan 17 siswa mencapai kategori tuntas yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memahami materi dengan baik. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode Treasure Hunt berbantuan media Puzzle mampu meningkatkan pemahaman konsep PKN siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman konsep PKN siswa setelah menerapkan metode treasure hunt berbantuan media puzzle pada siswa kelas V SDN 22/12 salebbo
Skripsi & TesisPenerapan Tari Pesta Panen (Mappadendang) untuk Meningkatkan Psikomotorik Siswa di SD Negeri 6 Bulu-bulu
Nurfadila. M, 2025, Penerapan Tari Pesta Panen (Mappadendang) Untuk Meningkatkan Psikomotorik Siswa Di SD Negeri 6 Bulu-Bulu, Kab.Pangkep. Skripsi dibimbing Oleh Khaerun Nisaβa Tayibu, dan Muh. Rahmat, Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan psikomotorik siswa dengan menerapkan tari pesta panen (Mappadendang) pada siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subyek penelitian berjumlah 8 siswa. Objek penelitian ini adalah tari pesta panen (Mappadendang). Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada siklusnya terdapat empat tahapan yaitu 1) tahap perencanaan, 2) tahap tindakan, 3) tahap observasi, 4) tahap refleksi. Tindakan yang diberikan pada siswa berupa penilaian psikomotorik melalui penerapan tari Mappadendang. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan selama dua siklus mengenai penerapan tari pesta panen Mappadendang dalam meningkatkan kemampuan psikomotorik siswa kelas V SDN 6 Bulu-Bulu, dapat disimpulkan bahwa penerapan tari Mappadendang memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan psikomotorik siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan persentase keterlaksanaan aktivitas siswa dari kategori sangat kurang yaitu 75% pada siklus I menjadi sangat baik yaitu 91,6% pada siklus II. Kemudian peningkatan pada hasil tes psikomotorik siswa, menunjukkan rata-rata nilai mengalami kenaikan dari baik 82,75% pada siklus I menjadi sangat baik 96,875% pada siklus II.
Skripsi & TesisImplementasi Model Pembelajaran LOK-R (Learning by Observing and Keying-Regrouping) Berbasis Google Site dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital pada Siswa Kelas V SDN 39 Tamalalang
Riskayanti. N, 2025. Implementasi model pembelajaran LOK-R (Learning by observing and keying-regrouping) berbasis Google Site dalam meningkatkan kemampuan literasi digital pada siswa kelas V SDN 39 Tamalalang. Skripsi dibimbing oleh Pattola Muhajir, SE., MM dan Rustinah, S.Pd., M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur penerapan pembelajaran LOK-R berbasis Google Site dalam meningkatkan literasi siswa kelas V SDN 39 Tamalalang. Masalah utama penelitian ini adalah pembelajaran literasi digital siswa di kelas V masih rendah, sehingga perlu adanya model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan literasi digital siswa. Model yang digunakan yaitu model pembelajaran LOK-R berbasis Google Site dapat meningkatkan kemampuan literasi digital siswa kelas V SDN 39 Tamalalang. Penelitian ini dilakukan terhadap 28 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V SDN 39 Tamalalang. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran LOK-R berbasis Google Site dapat meningkatkan kemampuan literasi digital pada siswa kelas V SDN 39 Tamalalang. Hal ini dibuktikan pada data tes hasil pelajaran menggunakan model pembelajaran LOK-R berbasis Google Site, pada siklus I sebanyak 18 siswa berada pada kategori tuntas dengan persentase 64% dan 10 siswa berada pada kategori belum tuntas dengan persentase 35%, sedangkan pada siklus II sebanyak 27 siswa berada pada kategori tuntas dengan persentase 96% dan 1 siswa berada pada kategori belum tuntas dengan persentase 3,57%. Berdasarkan hasil angket, respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran ini berada pada kategori Positif dengan rata-rata skor 3,57. Hal ini menunjukkan bahwa siswa merasa pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, mudah dipahami, dan membantu mereka belajar lebih baik. Media Google Site dinilai memudahkan akses materi, menyediakan sumber belajar yang beragam, dan membuat proses belajar lebih interaktif. Selain itu, siswa merasa lebih termotivasi, terbantu memahami materi, dan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memanfaatkan media digital untuk belajar. Berdasarkan tes hasil pembelajaran menggunakan model pembelajaran LOK-R dan hasil angket, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran LOK-R berbasis Google Site mampu meningkatkan kemampuan literasi digital sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan di era digital.
Skripsi & TesisPenerapan Pendekatan Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Sarana Pigura QR Code untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa Kelas V SDN 25 Taraweang Kabba
Nurjayanti Darwis, 2025. Penerapan Pendekatan Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Pigura QR Code Untuk Meningatkan Kemampuan Literasi Digital Siswa Kelas V SDN 25 Taraweang Kabba. Skripsi ini dibimbing oleh Ahmad Budi Sutrisno dan Rustinah, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital siswa kelas V SDN 25 Taraweang Kabba melalui penerapan pendekatan pembelajaran Discovery Learning dengan bantuan media pigura QR Code. Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah penerapan pendekatan discovery learning berbantuan media pigura QR Code dapat meningkatkan literasi digital siswa kelas V di SDN 25 Taraweang Kabba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penerapan pendekatan discovery learning berbantuan media pigura QR Code dapat meningkatkan literasi digital siswa kelas V SDN 25 Taraweng Kabba. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SDN 25 Taraweang Kabba berjumlah 28 siswa. Instrumen dalam penelitian ini ialah tes, angket, dan observasi. Tes dan angket digunakan untuk mengukur kemampuan literasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran Discovery Learning berbantuan media pigura QR Code pada siswa kelas V SDN 25 Taraweang Kabba literasi digitalnya meningkat. Hal ini dibuktikan pada tes kemampuan literasi digital siswa. Permulaan pada siklus I sebanyak 15 siswa berada pada ketegori tuntas dan 13 siswa berada pada kategori belum tuntas. Sedangkan pada siklus II sebanyak 27 siswa berada pada kategori tuntas dan 1 siswa berada pada kategori belum tuntas. Berdasarkan hasil tes kemampuan literasi digital siswa pada siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan literasi digital siswa.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble Berbantuan Sarana Card Sort dalam Meningkatkan Aktivitas Siswa Kelas IV SDN 6 Sengkae
RIFALDI, 2025. Penerapan Model Pembelajaran kooperatif tipe scramble berbantuan media card sort dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV SD Negri 6 Sengkae. Skripsi dibimbing oleh Pattola Muhajir dan Rustinah, Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV SD Negeri 6 Sengkae. Masalah utama penelitian ini adalah: aktivitas belajar siswa di kelas IV masih rendah. Sehingga perlu adanya model yang tepat untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa. Model yang digunakan yaitu model koopertif tife scramble dengan media card sort dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV SD Negeri 6 Sengkae. Penelitian ini dilakukan terhadap 20 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas VI SD Negeri 6 Sengkae. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen observasi, angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah mengolah dan menginterperpresentasikan data berbentuk angka untuk menjawab pertanyaan penelitian atau menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tife scramble dengan berbantuan media card sort dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa di Kelas IV SD Negeri 6 Sengkae. Hal ini dibuktikan pada data hasil observasi aktivitas siswa dan angket respon siswa pada siklus 1 berada pada kategori baik dengan peresentase skor 76%, sedangkan pada siklus II berada pada kategori sangat baik dengan persentase skor 81%, kemudian pada angket respon pada siklus I berada pada kategori cukup dengan persentase 57,65%, pada siklus II berada pada kategori baik dengan persentase 79,15%. Berdasarkan lembar observasi aktivitas siswa dan angket respon siswa siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa.